Masih Sentimen Bearish, Harga Emas Turun 0,06%

Harga emas dunia berangsur turun pada pembukaan perdagangan hari ini. Harga emas dunia kembali bergerak pada level USD1.910 per ounce.

Menurut acuan XAU/USD dikutip dari Investing, Senin, 3 Juli 2023, harga emas sebesar USD 1.917.5 per ounce atau turun 2,13 bps atau 0,11 persen. Harga emas sudah naik sebesar 6,05 persen dalam setahun. Harga emas dunia bergerak pada rentang USD1.917 hingga USD1.919 per ounce.

Harga emas spot, yang mencerminkan perdagangan fisik emas dan lebih banyak diikuti daripada kontrak future oleh beberapa trader, berakhir di USD1.919,62 atau naik USD11,34, atau 0,5 persen pada akhir pekan lalu.

Kenaikan harga emas karena pertumbuhan inflasi utama PCE sebesar 3,8 persen. Sebelumnya, indeks naik 4,3 persen direvisi selama 12 bulan hingga April. Namun, Indeks PCE inti, yang mengecualikan harga makanan dan energi, terus menunjukkan pertumbuhan tahunan di atas empat persen.

Untuk Mei, komponen tersebut meningkat 4,6 persen, sedikit di bawah perkiraan 4,7 persen, yang juga merupakan tingkat pertumbuhan resmi untuk PCE inti di April.

The Fed mengamati PCE utama dan PCE inti dengan cermat untuk mengukur bagaimana cara untuk melanjutkan suku bunga. Range jangka pendek untuk emas spot dipatok di sekitar USD1.938 hingga USD1.948 per ounce di sisi resistance serta USD1.888 dan USD1.860 per ounce di sisi support.

Kepala Strategi teknikal di SKCharting.com Sunil Kumar Dixit menjelaskan dalam seminggu ke depan, keberlanjutan di bawah EMA 5 minggu di USD1.938 per ounce akan menjaga momentum bearish tetap utuh dengan potensi pengujian ulang level terendah USD1.893 per ounce dan EMA 50 minggu di USD1.888 per ounce.

“Kembalinya tren naik akan membutuhkan emas untuk melewati USD1.948 terlebih dahulu, dan resistance lebih lanjut di USD1.975, USD1.958 dan USD1.968,” katanya.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Pikiran Rakyat

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *