Neraca Dagang RI Diprediksi Surplus, Rupiah Menguat ke Rp15.008

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.008 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Jumat (15/7) pagi. Mata uang Garuda menguat 11,5 poin atau 0,08 persen dari posisi sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang menguat 0,10 persen, dolar Singapura menguat 0,11 persen, won Korea Selatan melemah 0,94 persen dan peso Filipina melemah 0,34 persen.

Yuan China menguat 0,16 persen dan ringgit Malaysia melemah 0,07 persen. Sedangkan, baht Thailand dan dolar Hong Kong terpantau stagnan di perdagangan hari ini.

Mata uang utama negara maju juga terpantau bervariasi. Euro Eropa menguat 0,13 persen dan poundsterling Inggris menguat 0,16 persen dan dolar Australia menguat 0,07 persen.

Dolar Kanada menguat 0,05 persen, franc Swiss menguat 0,18 persen dan rubel Rusia melemah 0,93 persen.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra melihat penguatan rupiah pagi ini ditopang oleh data neraca dagang dan pertumbuhan ekonomi China yang diumumkan pagi ini. Pasar, lanjut dia, melihat neraca dagang Indonesia bakal melanjutkan kinerja positif pada Juni 2022.

“Data yang positif dari keduanya bisa memberikan sentimen positif ke pasar dan juga rupiah,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan berada di kisaran Rp14.980 per dolar AS hingga Rp15.050 per dolar AS.

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Hallo Id

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *