Kasus Dugaan Pelecehan oleh Kris Wu Jadi Modus Penipuan

Seorang laki-laki mengambil untung dari dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan penyanyi sekaligus aktor Kris Wu. Hal tersebut dikonfirmasi Kepolisian Beijing pada Kamis (22/7) setelah menangkap laki-laki tersebut.

Pihak polisi mengatakan laki-laki bermarga Liu tersebut melihat desas-desus mengenai dugaan pelecehan tersebut di internet. Ia kemudian menghubungi perempuan yang mengungkapkan kasus tersebut untuk memperoleh informasi.

Seperti dilaporkan Channel News Asia, Kamis (22/7), informasi yang diperoleh membuat laki-laki itu berpura-pura menjadi pengacara perempuan tersebut. Polisi menekankan sang perempuan tidak mengambil bagian dalam penipuan ini.

Setelah mendapat informasi mengenai dugaan pelecehan seksual, Liu membujuk ibu Kris Wu mengirimkan uang 500 ribu yuan atau sekitar Rp1,1 miliar (1 RMB=Rp2,2 ribu) bagi korban. Tak hanya itu, ia juga membujuk korban untuk mengirimkan uang kepadanya.

Berdasarkan keterangan polisi, dia mencoba mendapatkan tambahan 2,5 juta yuan atau sekitar Rp5,6 miliar dari pihak keluarga.

Liu kemudian ditangkap polisi pada Minggu (18/7) di kawasan Nantong, dekat Shanghai. Penangkapan dilakukan setelah ibu Kris Wu melapor bahwa telah ditipu. Biro Keamanan Publik Beijing mengatakan Liu mengakui perbuatannya.

Kasus Kris Wu ini bermula ketika perempuan berinisial DMZ yang berusia 19 tahun menceritakan dugaan pelecehan seksual hingga pemerkosaan yang dilakukan idol China itu dalam sebuah wawancara. Ia menuding penyanyi bernama lengkap Wu Yifan tersebut telah melakukan pelecehan seksual kepadanya.

DMZ juga mengklaim menyimpan bukti Kris Wu menghubungi perempuan di bawah umur dengan dalih akan merekrut mereka sebagai model video musiknya yang malah berakhir untuk minum-minum dan bersenang-senang.

Tak lama setelah itu, Kris Wu buka suara dan membantah semua tuduhan DMZ. Ia menyatakan tidak langsung merespons tudingan tersebut karena hendak menempuh jalur hukum. Namun, menurutnya rumor tersebut semakin liar karena ia diam.

“Saya tidak langsung merespons karena tidak ingin mengintervensi proses hukum. Tapi saya tidak menyangka diam malah membuat rumor dan serangan semakin liar. Saya sudah mencapai batas kesabaran!” tulis Kris di Weibo seperti dilansir DongA Ilbo. Kronologi dan bantahan selengkapnya bisa dibaca di sini.

Namun bantahan tersebut tak menyelamatkan nasib kontrak kerja yang diteken Kris Wu. Beberapa merek telah memutuskan kontrak dengan musisi tersebut, salah satunya label fesyen mewah Louis Vuitton.

Porsche dan Bulgari juga mengatakan di Weibo mereka telah memutuskan untuk mengakhiri kemitraan mereka dengan Kris Wu.

Kris Wu selama ini menjadi ‘wajah’ sejumlah merek ternama, seperti Louis Vuitton, Bulgari, Porsche, Lancôme, L’Oréal, Kans serta Master Kong Iced Tea, Tuborg Brewery, pembuat produk pembersih rumah tangga Liby, produsen peralatan dapur Vatti, Tencent Video dan video game populer Tencent King of Glory.

Di antara semua merek tersebut, perusahaan kecantikan yang berbasis di Shanghai, Kans, menjadi yang pertama bereaksi dan memutuskan kontrak dengan Kris Wu.

Langkah itu kemudian diikuti Liby, Tempo, Vatti, Master Kong, Tuborg Brewery dan Tencent yang diumumkan melalui Weibo pada Senin (19/7).

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *