Leicester vs Liverpool, ‘Final’ Dini Penentu Gelar

Klub yang akan merebut gelar Liga Inggris bisa ditentukan pada laga Leicester City vs Liverpool. Bola panas kini ada di tangan Si Rubah. Menang, atau membiarkan Liverpool semakin melenggang merebut gelar Premier League untuk kali pertama.

Liga Inggris musim ini memang baru akan memasuki pekan ke-19 pada Boxing Day, Kamis (26/12). Namun, keunggulan sepuluh poin Liverpool atas Leicester City di puncak klasemen sudah cukup terlalu jauh untuk dikejar.

Sulit untuk melihat ada klub yang mampu mengejar Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris jika The Reds mampu mengalahkan Leicester di Stadion King Power. Liverpool akan memiliki keunggulan 11 poin di puncak klasemen, dengan asumsi Manchester City mampu mengalahkan Wolverhampton Wanderers.

Selain itu Liverpool masih punya tabungan satu pertandingan melawan West Ham United. Kondisi itu membuat tim asuhan Jurgen Klopp pantas difavoritkan merebut gelar Premier League. Pasalnya, di atas kertas Liverpool ‘sedang’ unggul 14 poin di puncak klasemen.

Beban berat juga ada di tangan Leicester, karena tim asuhan Brendan Rodgers sangat diharapkan bisa mengalahkan Liverpool di saat Mohamed Salah dan kawan-kawan sedang dalam performa konsisten. Terlebih The Reds baru saja merebut gelar Piala Dunia Antarklub.

Laga di Stadion King Power bisa jadi harapan terakhir agar persaingan Premier League musim ini tetap seru. Jika Liverpool kalah dari pesaing terdekat di klasemen, hal itu bisa menjadi terapi kejut bagi juara bertahan Liga Champions itu.

Persaingan Liga Inggris dalam beberapa pekan ke depan juga bisa sangat dinamis karena Liverpool hanya akan unggul tujuh poin. Perlu dicatat kali terakhir Liverpool kalah di Liga Inggris terjadi hampir satu tahun lalu, tepatnya pada 3 Januari 2018, di tangan Man City.

Rusak Lini Tengah

Kekalahan dari Man City akhir pekan lalu bisa membuat Leicester mengubah strategi permainan saat melawan Liverpool. Juara Premier League 2015/2016 itu diprediksi akan bermain agresif dan lebih menekan.

Leicester harus bisa memanfaatkan kondisi fisik yang lebih segar daripada Liverpool, yang baru pulang dari Qatar dan bermain 120 menit saat mengalahkan Flamengo pada final Piala Dunia Antarklub 2019.

Leicester juga harus mengontrol lini tengah untuk bisa mengalahkan Liverpool. Ketika kalah tipis 1-2 dari Liverpool lewat gol penalti menit ke-95 James Milner, Oktober 2019, Leicester bermain pasif dan lebih banyak menunggu.

Ketika itu Liverpool terlihat lebih bagus dalam menciptakan peluang dan mampu melepaskan 18 usaha tembakan ke gawang Leicester. Sedangkan Leicester hanya mampu menciptakan satu shot on target, yakni gol James Maddison, meski memiliki penguasaan bola hingga 49,3 persen.

Pada pertemuan pertama melawan Liverpool, Rodgers menerapkan formasi 4-1-4-1. Untuk laga dini hari nanti mantan pelatih Liverpool itu bisa menggunakan formasi 4-4-2 demi memenangi duel lini tengah melawan trio The Reds: Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum, dan Naby Keita.

Jika mampu memenangi duel lini tengah, Leicester memiliki peluang lebih bagus untuk menciptakan peluang dan mencetak gol. Ditambah tuan rumah memiliki Jamie Vardy yang merupakan top skor sementara Liga Inggris dengan 17 gol.

Bermain di Stadion King Power juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Leicester yang belum pernah kalah di kandang musim ini. Leicester meraih tujuh kemenangan dan dua hasil imbang di Stadion King Power hingga pekan ke-18.

Rodgers juga harus ingat, tiga kekalahan yang dialami Leicester musim ini terjadi di tangan Manchester United, Liverpool, dan Manchester City. Itu artinya Leicester masih harus meningkatkan permainan melawan tim-tim besar.

Liverpool dipastikan akan bermain menyerang sejak menit awal laga. Trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane masih akan jadi ancaman utama lini pertahanan The Foxes.

Laga Leicester vs Liverpool kemungkinan besar akan berlangsung ketat sejak awal. Satu momen penting bisa menentukan hasil pertandingan, sama seperti pertemuan kedua tim pada paruh pertama musim ini.

Prediksi susunan pemain

Leicester City: Schmeichel; Ricardo Pereira, Evans, Soyuncu, Chilwell; Ndidi; Ayoze Perez, Maddison, Tielemans, Albrighton; Vardy.

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Van Dijk, Robertson; Keita, Wijnaldum, Henderson; Salah, Firmino, Mane.

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : cnnindonesia.com

 

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *