Trump: Kesepakatan Perang Dagang AS-China Diteken November

Presiden AS Donald Trump mengatakan terdapat kemajuan berarti terkait kesepakatan damai dagang fase satu antara AS dan China.

Bahkan teks yang berisi poin-poin penting yang disepakati Beijing dan Washington kemungkinan sudah siap ditandatangani November nanti.

“Kami akan dapat, kami pikir, menandatangani dokumen lengkap dengan China pada fase satu,” kata Trump di Gedung Putih, dikutip dari AFP.

Ia mengatakan berharap bisa menandatangani kesepakatan parsial itu ketika bertemu Presiden China Xi Jinping di tengah KTT Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Chili.

Menurutnya beberapa poin kesepakatan akan termasuk pembelian China pada produk pertanian AS. Ini juga terkait persoalan kekayaan intelektual, jasa keuangan, dan pertukaran mata uang.

“China bahkan sudah memulai pembelian,” tegas Trump lagi.

Hal senada juga ditegaskan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer. Ia mengatakan komitmen di atas kertas, antara kedua negara, akan rampung sebelum KTT di Chili diselenggarakan bulan depan.

“Berada di jalur yang benar. Target kami adalah untuk memiliki kesepakatan fase satu pada saat Anda pergi ke Chili nanti,” katanya. Meski demikian, ia tak menampik, ada sejumlah hal teknis yang harus dilakukan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, Gao Feng mengatakan AS harus menghapus tarif agar kedua negara bisa mencapai kesepakatan akhir dalam hal perdagangan.

“Posisi, prinsip, tujuan China untuk negosiasi dagang China-AS tidak pernah berubah,” kata Go, dalam konferensi pers akhir pekan lalu dikutip dari CNBC International.

“Tujuan utama kedua belah pihak dalam negosiasi adalah untuk mengakhiri perang dagang, membatalkan semua tarif tambahan. Ini bagus untuk China, bagus untuk AS dan bagus untuk dunia,”.

Kedua raksasa ekonomi telah terlibat dalam perang dagang selama lebih dari satu tahun dan telah saling menerapkan tarif impor pada berbagai barang senilai miliaran dolar.

Kedua negara terakhir kali mengadakan perundingan dagang pada pekan lalu di Washington, D.C. Setelah pertemuan itu, AS mengatakan akan menunda kenaikan tarif pada barang-barang China yang seharusnya mulai berlaku pada Selasa pekan ini.

Gao juga tidak mengkonfirmasi kapan perjanjian fase satu akan ditandatangani atau apakah para pemimpin kedua negara berencana untuk bertemu lagi. Namun, dia mengatakan bahwa tim dari kedua belah pihak tetap menjalin komunikasi.

“Kami berharap kedua belah pihak dapat terus bekerja sama untuk memajukan negosiasi dan sesegera mungkin mencapai kesepakatan bertahap, serta membuat kemajuan baru dalam membatalkan tarif,” kata Gao.

 

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com
Gambar : Liputan6.com

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

 

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *