Data Ekonomi AS Bikin Harga Emas Dunia Cling!

Harga emas dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya meski masih bercokol di bawah level psikologis USD2.000. Ini karena data ekonomi AS yang lebih rendah dari perkiraan mendorong permintaan safe-haven terhadap logam kuning.

Dikutip dari Antara, Jumat, 28 April 2023, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange, terkerek USD3 atau 0,15 persen menjadi USD1.999 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di USD2.013,30 dan terendah di USD1.982.

PDB AS tumbuh

Departemen Perdagangan AS melaporkan produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan 1,1 persen pada kuartal pertama 2023, turun dari tingkat pertumbuhan 2,6 persen dalam tiga bulan terakhir 2022 dan juga lebih rendah dari perkiraan 2,00 persen oleh para ekonom.

Data yang lebih rendah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang potensi resesi ekonomi. Dolar AS menguat setelah rilis data yang menghambat kenaikan emas lebih lanjut.

Klaim pengangguran dan perumahan

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS mencapai 230 ribu dalam pekan yang berakhir 22 April, turun 16 ribu dari minggu sebelumnya.

National Association of Realtors (NAR) melaporkan indeks penjualan rumah tertunda AS, indikator utama penjualan rumah berdasarkan penandatanganan kontrak, turun 5,2 persen menjadi 78,9 pada Maret, penurunan pertama kali dalam empat bulan. Para ekonom memperkirakan indeks naik 0,5 persen.

Sementara itu, pertemuan kebijakan Federal Reserve dijadwalkan minggu depan. Namun terlepas dari tanda-tanda pertumbuhan yang lambat, beberapa pejabat Fed menyerukan kenaikan suku bunga lagi tahun ini, terutama karena inflasi tetap jauh di atas kisaran target bank sentral.

Skenario seperti itu menjadi pertanda buruk bagi emas dan logam lainnya, mengingat hal itu mendorong peluang kerugian memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 13,80 sen atau 0,55 persen menjadi USD25,209 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot USD12,80 atau 1,16 persen menjadi USD1.093,20 per ounce.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Bisnis.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *