Emas Dunia Berusaha Berkilau Lagi

Harga emas dunia berusaha bangkit pada pembukaan perdagangan hari ini. Emas dunia bergerak pada level tertingginya USD1.813 per ounce. Emas dunia berusaha menjauhi level supportnya.

Emas dunia acuan XAU/USD dikutip dari Investing.com naik sebanyak 0,04 persen atau 0,81 poin dengan berada pada level USD1.812 per ounce. Emas dunia sudah melemah sebanyak 4,02 persen dalam setahun.

Analis Komoditas di Investing.com Satendra Singh mengatakan jika emas berjangka tidak mempertahankan support di USD1.827 per ounce selama sesi perdagangan hari ini, tren bearish dapat memicu aksi jual dan mendorong emas berjangka menuju level support berikutnya di USD1.817 per ounce.

Level support Baru

Jika pergerakan berkelanjutan di bawah titik penting USD1.815 per ounce terjadi, hal ini dapat menambah penurunan lain menuju DMA 200 di USD1.781 per ounce. Emas berjangka mengalami tekanan jual seiring upaya The Fed untuk memerangi inflasi dengan kenaikan suku bunga mungkin akan berlanjut untuk waktu yang lebih lama.

“Selain itu, dolar AS yang kuat dapat mempengaruhi mata uang global, saat bank sentral berjuang untuk mengendalikan lonjakan inflasi yang tajam sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, yang menyebabkan kenaikan harga energi,” jelas dia.

Pergerakan geopolitik saat ini oleh aliansi Barat melawan Rusia untuk menyelesaikan perang Rusia-Ukraina dapat memperpanjang ketidakpastian jika tidak segera diselesaikan.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : JawaPos.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *