IHSG Diproyeksi Balik ke Zona Hijau Berkat Bunga Acuan BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berbalik arah menguat pada perdagangan Jumat (22/7).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopet Jordan mengatakan keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan di level 3,5 persen menjadi sentimen positif untuk pasar saham. Sebab, hal itu akan menjaga perekonomian domestik di tengah lonjakan inflasi.

“Suku bunga yang tetap rendah diharapkan mampu mendorong perekonomian agar tetap kuat,” ungkap Dennies dalam risetnya.

Ia melihat IHSG juga berpotensi bergerak di zona hijau jika dilihat dari sisi teknikal. Oleh karena itu, Dennies memproyeksi indeks saham bergerak dalam rentang support 6.771-6.871 dan resistance 6.901-6.939.

Sebaliknya, CEO Yugen Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi IHSG semakin melemah hari ini. Namun, bukan berarti investor haram melakukan transaksi beli.

Menurut dia, pelaku pasar justru bisa memanfaatkan momentum itu untuk melakukan akumulasi beli atau membeli saham secara bertahap.

“Momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham-saham yang memiliki market kapitalisasi besar dan berfundamental bagus,” ucap William melalui risetnya.

Hari ini, ia memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang support 6.721 dan resistance 6.956.

IHSG mendarat di level 6.864 pada perdagangan Kamis (21/7). Indeks saham melemah 10,61 poin atau 0,15 persen dibandingkan posisi Rabu (20/7).

Investor tercatat melakukan transaksi sebesar Rp10,58 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,84 miliar saham kemarin. Lalu, 264 saham menguat, 224 terkoreksi, dan 193 saham stagnan.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Detik.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *