Makin Menyusut, JP Morgan Pangkas Perkiraan PDB AS

Perusahaan jasa keuangan terkemuka dunia, JP Morgan memangkas ekspektasi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil AS untuk paruh kedua 2022 dan 2023.

Departemen penelitian ekonomi dan kebijakan perusahaan itu memangkas proyeksi ekonomi AS di semester II menjadi 2,4 persen dari sebelumnya 3,0 persen. Sementara itu, target paruh pertama 2023 turun menjadi 1,5 persen dari sebelumnya 2,1 persen.

Untuk paruh kedua 2023 memangkas pandangannya menjadi 1,0 persen dari 1,4 persen. “Singkatnya, kami memperkirakan soft landing, tetapi sangat menyadari bahwa hasil ini jarang (jika pernah) terjadi,” menurut penelitian yang dipimpin oleh ekonom Michael Feroli dikutip Kamis, 19 Mei 2022.

Adapun laporan Situasi dan Prospek Ekonomi Dunia (WESP) terbaru PBB memproyeksikan ekonomi global hanya tumbuh 3,1 persen tahun ini. Perkiraan tersebut turun dari sebelumnya 4,0 persen imbas perang Rusia-Ukraina.

Konflik di kedua negara tersebut telah mengganggu pemulihan ekonomi dunia, menciptakan krisis kemanusiaan, krisis energi dan krisis pangan serta memperburuk tekanan inflasi.

Dengan kenaikan tajam harga pangan dan energi, inflasi global diproyeksikan mencapai 6,7 persen atau lebih naik dua kali lipat dari rata-rata.

“Perang di Ukraina -dalam semua dimensinya- memicu krisis yang juga menghancurkan pasar energi global, mengganggu sistem keuangan dan memperburuk kerentanan ekstrem bagi negara-negara berkembang,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Kamis, 19 Mei 2022.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : CNBC Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *