Sempat Drop, Harga Minyak Hari Ini Mau Bangkit Lagi

Harga minyak mentah yang sempat melesat akhirnya ditutup dengan pelemahan menyusul rilis data stok perminyakan AS. Namun hari ini, harga emas hitam mencoba menguat.

Pada 09.10 WIB, harga minyak berjangka Brent naik 0,27% ke US$ 44,55/barel dan minyak acuan AS yakni West Texas Intermediate (WTI) yang juga naik 0,43% ke US$ 41,69/barel.

Data stok minyak resmi pemerintah AS yang dirilis oleh Energy Information Agency (EIA) memang mengalami penurunan. Namun permintaan terhadap bensin pada pekan lalu masih lemah.

EIA melaporkan, stok minyak mentah AS turun 9,36 juta barel menjadi 498,4 juta barel. Stok minyak mentah turun jauh lebih dalam dari pekan sebelumnya yang hanya 4,69 juta barel dan lebih dalam dari perkiraan analis di angka 1,89 juta barel.

Namun untuk stok bensin hanya turun 4,32 juta barel pekan lalu. Padahal di pekan sebelumnya stok bensin turun 4,58 juta barel. Reuters melaporkan permintaan terhadap bensin pekan lalu sebanyak 8,78 juta barel per hari (bpd), turun dari 9,16 juta bpd pekan sebelumnya.

Selain data stok minyak AS, rilis data ekonomi yang kurang ciamik juga membuat harga minyak tak mampu bertahan di US$ 45/barel untuk Brent dan US$ 42/barel untuk WTI.

Meski data manufaktur AS mengalami perbaikan yang tercermin dari angka PMI manufaktur Agustus di angka 56 versi ISM, data penggajian AS nyatanya tidak sesuai dengan ekspektasi.

ADP mengumumkan bahwa slip gaji pekerja swasta di AS bertambah 428.000 pada Agustus, atau jauh di bawah ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones sebelumnya yang berujung pada estimasi sebesar 1,17 juta.

Pada saat yang sama, ketika prospek permintaan belum pulih benar, pasokan minyak di pasar sudah mulai bertambah. Reuters melaporkan bahwa negara-negara eksportir minyak (OPEC) meningkatkan output sebanyak 1 juta bpd.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com
Gambar : CNBC Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *