Penurunan Pasokan di AS Dorong Penguatan Harga Minyak

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam tiga bulan. Mengutip Antara, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari 2020 naik 37 sen ke level US$66,54 per barel.

Sementara itu untuk minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2020 naik 29 sen ke level 61,22 per barel. Kenaikan didorong oleh penurunan persediaan minyak mentah AS.

Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah di AS turun 1,1 juta barel pada pekan yang berakhir 13 Desember lalu.

Selain ditopang oleh penurunan pasokan minyak, kenaikan juga ditopang oleh kesepakatan pemangkasan produksi minyak sebanyak 1,7 juta barel per hari yang dilakukan oleh Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara sekutu mereka seperti Rusia beberapa waktu lalu.

Kenaikan, juga didorong oleh penurunan ketegangan perang dagang antara AS dengan China. Penurunan ketegangan tersebut disebut Presiden Blue Line Futures Bill Baruch telah menumbuhkan optimisme pasar atas perbaikan kondisi ekonomi global sehingga mengangkat pergerakan harga minyak.

“Pasar senang dengan pembatalan tarif dan gencatan senjata perdagangan antara mereka berdua,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/12).

Wakil Presiden Riset Pasar dari Tradition Energy di Stamford Connecticut Gene McGillian memperingatkan kenaikan harga minyak bisa berhenti jika penurunan ketegangan dagang antara AS dengan China berhenti.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Harian Nasional

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *