PBSI Butuh Pemain Senior untuk Optimalkan Kemampuan Pemain Muda

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan rekannya, Hendra Setiawan mengaku bahwa mereka dan ganda putra Indonesia lainnya selalu ‘tarik-menarik’ antara pasangan junior dan senior di pelatnas PBSI. Hal ini dilakukan guna membantu melatih mental dan kemampuan masing-masing demi mencapai tujuan bersama, yakni kemenangan.

“Kami dan PBSI saling bantu, kami sebagai pemain senior. Mungkin kalau kami keluar, sosok pemain senior di pelatnas akan berkurang, walaupun nggak terlalu berpengaruh, tapi saya dulu mengalami sendiri,” kata Ahsan dikutip dari laman resmi PBSI.

“Waktu saya (junior) berpasangan dengan Bona (Septano), senior-senior kami seperti Hendra Setiawan/Markis Kido, Alvent Yulianto Chandra/Luluk Hadianto keluar dari pelatnas, jadi berasa buat kami, nggak ada yang ‘narik’. Kami belum matang tapi sudah harus jadi ujung tombak, jadinya malah terombang ambing. Jadi sekarang kami juga mau ‘narik’ pemain-pemain muda. Dari segi kami, kami juga butuh mereka untuk sparring kami.”

Hendra/Ahsan saat ini menyandang status sebagai pemain profesional. Namun, mereka masih diperbolehkan berlatih di pelatnas dan dilatih oleh tim pelatih pelatnas yang dikepalai Herry Iman Pierngadi. Sebagai pemain senior dengan segudang prestasi dan pengalaman, sosok kedua pemain ini sangat dihormati dan disegani para penghuni pelatnas yang sebagian besar pemain muda.

Selain itu, Ahsan juga menyebut jika kemampuan ganda putra Indonesia saat ini sudah merata. Ini adalah berkat hasil ‘tarik-menarik’ antara pasangan junior dan senior yang terjadi di pelatnas. Saat masih menjadi pemain junior, Ahsan menceritakan ia banyak dibantu oleh senior-seniornya di ganda putra. Sekarang setelah menjadi senior, ia merasa punya kewajiban untuk membantu juniornya.

Terbukti dari hasil turnamen yang sudah dilalui pada tahun ini, ganda putra Indonesia sudah mendominasi di tiga final berbeda, yakni pada Indonesia Masters 2019, Indonesia Terbuka 2019, dan Jepang Terbuka 2019.

“Ya memang itu yang ada di ganda putra, kualitas pemain di sektor ganda putra itu sudah merata. Jadi kalau kami latihan main game, jarang kelihatan ada yang jomplang, kualitasnya sudah merata, sama-sama ‘narik’,” ujar pemilik ranking dua dunia tersebut.

“Yang muda ‘ketarik’ sama yang senior. Ada Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon) juga, dari latihan kan kami mau nggak mau harus mengimbangi, ini berpengaruh buat di pertandingan.” tutup Ahsan.

 

 

 

Sumber : akurat.com
Gambar : akurat.com

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *