Rupiah Lesu ke Rp15.040 Pagi Ini

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.040 per dolar AS pada Selasa (4/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 10 poin atau minus 0,07 persen dari posisi sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga bergerak di zona hijau. Tercatat dolar Singapura menguat 0,07 persen, yuan China 0,11 persen, dan rupee India minus 0,1 persen.

Lalu, peso Filipina menguat 0,08 persen, yen Jepang 0,11 persen, won Korea Selatan 0,53 persen, dan dolar Hong 0,01 persen. Sedangkan, baht Thailand melemah 0,05 persen.

Sebaliknya, mayoritas mata uang utama negara maju tampak melemah. Dolar Kanada melemah 0,02 persen, franc Swiss minus 0,01 persen, dan euro Eropa minus 0,02 persen. Di sisi lain, dolar Australia menguat 0,07 persen dan poundsterling Inggris stagnan.

Analis PT Sinarmas Futures Ariston Tjendra memproyeksi rupiah menguat terhadap dolar AS hari ini. Menurutnya, data PMI manufaktur AS Juni yang dirilis semalam turun ke level terendah sejak Mei 2020 akan menjadi pemicunya.

“Hal ini mendukung pelemahan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya,” ucap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Ariston pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp15 ribu sampai Rp15.080 per dolar AS pada hari ini.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Joglosemar News

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *