Turki Diguncang Gempa Besar Lagi, Tiga Orang Tewas

Turki kembali diguncang gempa besar berkekuatan magnitudo 6,4 pada Senin (20/2) hingga menewaskan tiga orang.

Gempa tersebut mengguncang selatan Provinsi Hatay dan utara Suriah, memicu kepanikan warga yang masih trauma akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah itu pada 6 Februari lalu.

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan tiga orang tewas dan 213 orang lainnya terluka telah dibawa ke rumah sakit akibat gempa tersebut. Di Suriah, kelompok relawan White Helmets menuturkan setidaknya 130 orang terluka dan sejumlah bangunan runtuh akibat peristiwa tersebut.

Gempa pada Senin itu dilaporkan berpusat di Kota Defne dan terjadi sekitar pukul 20.04 malam. Tim AFP di Kota Antakya dan Provinsi Adana merasakan guncangan gempa meski berjarak 200 kilometer ke utara.

Tim AFP di Libanon juga merasak getaran gempa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Turki menuturkan gempa berkekuatan magnitudo 5,8 kembali mengguncang Turki dan utara Suriah tiga menit setelah gempa awal. Gempa susulan itu berpusat di distrik Samandag, Hatay.

Badan tersebut juga mencatat gempa susulan ke tiga sebesar magnitudo 5,2 sekitar 20 menit setelah gempa pertama.

Sejumlah gambar dari pihak berwenang memperlihatkan pasien di sebuah rumah sakit di Antakya berbondong-bondong dievakuasi ke luar saat gempa terjadi.

Pihak berwenang Turki menuturkan seluruh pasien ICU di rumah sakit Antakya dan sekitarnya dipindahkan ke rumah sakit lapangan dengan ambulans agar bisa segera melanjutkan perawatan mereka lagi.

Tiga gempa ini terjadi kala Turki masih berduka atas gempa magnitudo 7,7 yang menewaskan lebih dari 45 ribu orang pada 6 Februari lalu.

Pihak berwenang Turki bahkan memutuskan menyetop sebagian besar upaya penyelamatan dua pekan setelah gempa meski masih banyak laporan orang hilang dan penemuan beberapa korban yang selamat.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Detikcom

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *