Panggung Kemenangan Emas Dunia Kembali Dicuri Dolar AS

Harga emas dunia kembali merosot pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), mencatat kerugian untuk hari kedua beruntun. Hal itu karena tertekan dolar AS yang lebih kuat menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang kemungkinan memberikan kenaikan suku bunga substansial ketiga berturut-turut.

Mengutip Antara, Rabu, 21 September 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh USD7,10 atau 0,42 persen menjadi USD1.671,10 per ons, lebih jauh masuk ke wilayah pertengahan USD1.600, setelah jatuh untuk kelima kalinya dalam enam hari terakhir.

Emas berjangka tergelincir USD5,30 atau 0,31 persen menjadi USD1.678,20 pada Senin, 19 September, setelah terdongkrak sebanyak USD6,20 atau 0,37 persen menjadi USD1.683,50 pada Jumat, 16 September, dan anjlok sebanyak USD31,8 atau 1,86 persen menjadi USD1.677,30 pada Kamis, 15 September.

Dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya untuk ketiga kalinya dalam empat sesi, menjadi katalis utama pelemahan emas, di tengah taruhan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dimulai Selasa waktu setempat dan akan berakhir pada Rabu waktu setempat. Investor menunggu Federal Reserve menaikkan suku bunga dan memperbarui proyeksi ekonominya ketika pertemuan berakhir.

Pasar secara luas memperkirakan bank sentral AS menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 poin persentase dalam upaya untuk melawan inflasi.

“Emas akan berada dalam masalah jika Powell mampu meyakinkan pasar bahwa mereka tidak hanya akan tetap agresif dengan pengetatan, tetapi mereka juga akan mempertahankan suku bunga bahkan ketika penurunan ekonomi memburuk,” kata Analis OANDA Ed Moya.

Menurut dia, volatilitas emas akan tetap meningkat setelah pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) karena harga kemungkinan akan memiliki alasan kuat untuk pergerakan menuju USD1.600 atau di atas level USD1.700.

Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun sebanyak 17,5 sen atau 0,9 persen menjadi USD19,183 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD4,30 atau 0,47 persen, menjadi ditutup pada USD922,80 per ons.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Mentari Mulia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *