Aliando Syarief Curhat Berjuang Lawan OCD

Aliando Syarief mengungkapkan dirinya didiagnosis OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Ia mengaku kesulitan menghadapi hal tersebut, terlebih lagi dirinya sempat positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan sudah didiagnosis OCD ketika membintangi sinetron Keajaiban Cinta pada 2021. Aliando pun sempat merasa khawatir orang-orang di sekitar mengetahui kondisinya.

“Itu proyek kemarin di sinetron Keajaiban Cinta, gue OCD. Gue sudah kena Covid-19, kena OCD,” ucap Aliando seperti dilansir detikhot, Kamis (27/1) malam.

“Dua tahun. Jadi lihat ada beberapa ketika di proyek kemarin, itu gue selalu menerka ada yang tahu enggak ya,” tuturnya.

Zendaya Habiskan Akhir Pekan Bersama Keluarga Tom Holland
Selama itu, Aliando mengatakan dirinya tak bisa melakukan aktivitas dengan normal. Dia pun berharap bisa secepatnya sembuh dari penyakit mental itu.

“Ini (main drum) salah satu terapi untuk bisa berjuang melawan OCD-nya,” tuturnya.

Ketika mengalami OCD, Aliando merasa seperti bertengkar dengan dirinya sendiri hingga tahap mengganggu. Kondisi tersebut yang kemudian membuatnya batal mengambil proyek pada 2019.

“Dua tahun kena OCD nggak bisa ngapa-ngapain dan susah untuk dipahami. Gue fokus ke mana, enggak sinkron pikiran dan otak,” tuturnya.

“Ganggu banget. Gue lagi main tiba-tiba disuruh ulang sama pikiran gue. Kalau enggak, akan ada yang celaka (mikirnya),” tutur Aliando.

Situasi tersebut membuat Aliando depresi bahkan sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

“Hampir bunuh diri tapi takut. Itu pertengahan gue kena COVID, kena OCD juga, gue depresi akut parah,” katanya.

“Tapi kayak (merasa mau) mati saja ah. Tapi, seram banget. Berpikir bunuh diri ternyata khayalan juga. Jangan pernah melakukan tindakan aneh-aneh. Jangan ya!” Aliando Syarief menegaskan

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder merupakan penyakit mental yang menciptakan pikiran sensasi keinginan atau obsesi dan dorongan untuk melakukan sesuatu secara berulang-ulang atau kompulsif.

Depresi dan penyakit penyerta yang muncul ini mesti segera ditangani agar tidak merusak tubuh dan mengganggu aktivitas.

Jangan biarkan depresi menggerogoti tubuh terus menerus. Ketika mengalami salah satu atau beberapa gejala, juga gangguan kesehatan tersebut Anda sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog, psikiater atau orang terdekat untuk bertemu ahli.

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *