IHSG Diproyeksi Melemah Imbas Faktor Teknikal

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (30/11).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG menghadapi momentum bearish berdasarkan indikator MACD.

“IHSG membentuk candle spinning top dan masih berada di atas zona support 6978-6988 sehingga IHSG kemungkinan akan rebound dan menjaga peluang membentuk skenario merah,” kata Ivan seperti dikutip dari riset hariannya.

Ivan memprediksi hari ini IHSG bakal bergerak dalam rentang support 6.985 dan resistance 7.040.

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya melihat pergerakan IHSG berada dalam rentang sideways dengan peluang tekanan minor.

Fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Namun dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend, sehingga momentum tekanan dapat dimanfaatkan melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang,” kata William seperti dikutip dari riset hariannya.

Ia memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 7.011 dan resistance 7.157.

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan BBRI, INDF, ITMG, AKRA, BBNI, SMRA, dan ASRI.

Sementara itu, IHSG anjlok ke level 7.012 pada Selasa (29/11). Indeks saham melemah 5,28 poin atau minus 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.

Investor melakukan transaksi sebesar Rp15,40 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,54 miliar saham.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Suara.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *