Bek Persib Optimis Kompetisi 2021 Bisa Bergulir

Bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, optimistis kompetisi musim 2021 bisa bergulir.

Penyelenggaraan Liga 1 2021 tengah mengalami penundaan karena lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Penundaan berlaku hingga 20 Agustus, atau empat pekan setelah masa PPKM Darurat usai diberlakukan.

Pemain yang akrab disapa Jupe itu tak menampik, merasa sedih mendengar kabar penundaan kompetisi untuk kesekian kalinya. Hanya saja, Jupe memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Dia optimis, kompetisi bisa secepatnya digelar.

“Pasti berat kita sebagai pemain pasti sedih mendengar liga ternyata di undur kemabli cuman bagaimanapun kita harus tetap optimis kalau loga segera akan dimulai, meski tidak tahu kapan,” kata Jupe kepada wartawan, Kamis (15/7/2021).

Terpenting saat ini, dikatakan Jupe, masyarakat khususnya suporter di Indonesia disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah. Jupe berharap, kondisi Indonesia terkait Covid-19 bisa segera pulih.

Sejauh ini, Jupe menuturkan, motivasinya masih terjaga dengan baik. Sebab, dia percaya, kompetisi akan digelar.

“Tapi setidaknya harapannya semoga kasus Covid di Indonesia turun kita juga bertanggung jawab atas kondisi kita masing-masing di rumah,” tutur Jupe.

“Ya motivasinya tetap optimis kalau Liga akan cepat bergulir meski kita gak tahu kapan, cuma sebagai pemain kita hanya bisa jaga kondisi dan selalu mempersiapkan diri menjelang Liga,” sambung dia.

Selama masa penundaan kompetisi, Persib pun menghentikan sementara sesi latihan tim. Sebagai gantinya, para pemain tetap diwajibkan berlatih mandiri di rumah masing-masing.

Berlatih secara individu di rumah, tak dimungkiri Jupe, dirinya harus bergulat dengan rasa jenuh. Hanya saja, dia mencoba mengambil hikmah. Setidaknya, Jupe memiliki lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama keluarganya.

“Ya mungkin hikmahnya itu, qualitytime dengan anak-anak itu lebih banyak terus. Ya sering ajak anak aktivitas bareng di sekitar rumah,” tutur Jupe. “Kadang mereka selesai (sekolah online) kan sore, ya diajak seperti games kecil seperti main kejar-kejaran, ya setidaknya agar terhibur,” imbuh dia.

Menyoal program latihan mandiri, Jupe mengatakan, sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Meski mendapatkan program latihan dari tim pelatih, tak jarang Jupe juga menambah porsi latihan individunya. “Kalau saya karena kebetulan ada alat treadmil terus ada sebagian alat alat gym ya saya lakukan secara mandiri, secara pribadi, kadang saya itu lakukan dengan anak-anak,” ungkap Jupe.

“Selain menambah porsi latihan ya menambah juga memberikan mereka aktivitas lah setidaknya sehingga mereka tidak jenuh di rumah karena mereka sedang melakukan sekolah online,” tegas mantan pemain Bhayangkara FC itu.

 

Sumber : kompas.com
Gambar : Kompas Bola

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *