Banjir Bandang akibat Badai Sinlaku Tewaskan 4 Orang

Banjir bandang yang diakibatkan Badai Tropis Sinlaku menewaskan sedikitnya empat orang di Vietnam dan Thailand. Banjir juga meredam ribuan rumah di 18 provinsi Thailand sepanjang akhir pekan kemarin. Sinlaku terbentuk pada 1 Agustus sebagai badai ketiga yang diberi nama di musim badai Pasifik 2020.

Dilansir dari laman The Watchers, Selasa 4 Agustus 2020, dua korban tewas Sinlaku masing-masing berasal dari provinsi Hoa Binh dan Quang Ninh. Sementara kematian dua orang lainnya di Thailand telah dikonfirmasi Kementerian Dalam Negeri.

Otoritas Vietnam memperingatkan bahwa hujan deras yang dibawa Sinlaku dapat memicu tanah longsor dan banjir bandang di beberapa provinsi bagian utara yang didominasi pegunungan.

Menurut keterangan Otoritas Manajemen Bencana Vietnam, hujan deras dengan intensitas hingga 400 milimeter diprediksi akan mengguyur sejumlah wilayah hingga Rabu besok.

Sementara itu di Thailand, lebih dari 1.000 rumah di Loei rusak akibat diterjang banjir bandang yang dipicu Sinlaku.

Juru bicara pemerintah Traisuree Taisaranakul mengatakan, Perdana Menteri Prayuth Chan-o-Cha telah memerintahkan jajarannya untuk segera membantu korban banjir di Muang, Chiang Khan, dan Pak Chom — tiga area terparah dilanda Sinlaku.

PM Prayuth juga menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman serta mempercepat penilaian kerusakan di area-area terdampak bencana.

Sinlaku mulai membawa hujan deras ke Thailand pada Sabtu malam kemarin. Banjir bandang yang dipicu badai tersebut telah menghancurkan sejumlah rumah dan juga ruas jalan di 18 provinsi.

Beberapa distrik di area terdampak banjir juga mengalami pemutusan aliran listrik. Banjir juga membuat warga kesulitan mendapatkan akses makanan dan air bersih.

Departemen Meteorologi Thailand memprediksi, hujan deras yang dibawa Sinlaku akan terus turun hingga Rabu besok.

 

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Medcom.id

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *