Israel Izinkan Umat Nasrani Gaza Ibadah Natal di Yerusalem

Pemerintah Israel menyatakan bakal memberikan izin perjalanan kepada sejumlah umat Nasrani yang berada di Jalur Gaza, Palestina untuk beribadah di Yerusalem dan Tepi Barat menjelang Hari Natal. Namun, keputusan itu baru diterbitkan pada Minggu (22/12) lalu.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (23/12), Badan Urusan Sipil Palestina-Israel (COGAT) menyatakan izin itu hanya dikeluarkan setelah mereka melakukan evaluasi latar belakang pemohon. Namun, mereka menjamin tidak akan menerapkan batas usia.

Lembaga itu sebelumnya menyatakan tidak akan menerbitkan izin perjalanan secara kolektif. Namun, mereka menyatakan membolehkan 100 umat Nasrani dari Jalur Gaza untuk bepergian ke luar negeri.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Israel memberikan izin perorangan tetapi dalam jumlah besar kepada umat Nasrani di Jalur Gaza. Mereka dibolehkan bepergian ke situs religi dan menemui kerabat di Israel dan Tepi Barat.

Sampai saat ini diperkirakan ada sekitar 1000 umat Nasrani yang bermukim di Jalur Gaza. Mereka terdiri dari dua aliran, yakni Ortodoks Yunani dan Katolik.

Meski Hamas yang menguasai Jalur Gaza menyatakan umat Nasrani harus dilindungi, tetapi mereka kerap menjadi sasaran kelompok garis keras. Sejak Hamas berkuasa pada 2007, sebagian besar dari umat Nasrani di Jalur Gaza memilih pindah untuk menghindari konflik dan ingin mencari kehidupan yang lebih layak karena tingkat kemiskinan di wilayah itu sangat tinggi.

Israel dan Mesir mengawasi ketat perbatasan Jalur Gaza sejak Hamas berkuasa. Para penduduk diharuskan mengantongi izin sebelum bisa pergi dari wilayah itu.

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : cnnindonesia.com

 

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *