Kemilau Emas Dunia Pudar, Ini Ternyata Biang Keroknya!

Harga emas dunia merosot dari level tertinggi enam minggu di akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), karena investor mengunci keuntungan mereka baru-baru ini setelah kekhawatiran krisis perbankan global mereda. Namun, ketidakpastian atas kebijakan moneter membuat daya tarik safe haven logam kuning masih tinggi.

Mengutip Antara, Jumat, 17 Maret 2023, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Divisi Comex New York Exchange, jatuh USD8,30 atau 0,43 persen menjadi USD1.923 per ons setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di USD1.936,30 dan terendah di USD1.911,50.

Emas berjangka terangkat USD20,40 atau 1,07 persen menjadi USD1.931,30 pada Rabu, 15 Maret, setelah tergelincir USD5,60 atau 0,29 persen menjadi USD1.910,90 pada Selasa. 14 Maret, dan melambung sebanyak USD49,30 atau 2,64 persen menjadi USD1.916,50 pada Senin, 13 Maret.

Ketakutan krisis perbankan mereda

Ketakutan akan krisis perbankan yang segera terjadi, mulai mereda setelah bank Swiss, Credit Suisse, mengatakan akan menggunakan fasilitas kredit USD54 miliar dari Bank Sentral Swiss (SNB) untuk meningkatkan likuiditasnya. Namun, masih ada kekhawatiran bahwa krisis sistem perbankan akan muncul kembali, menurut para analis pasar.

Kekhawatiran lebih banyak efek domino akan jatuh di antara bank-bank AS dan Eropa memicu reli tajam harga emas minggu ini, karena investor beralih ke safe haven tradisional dalam menghadapi krisis ekonomi global.

Akan tetapi, investor menggunakan berita pendanaan Credit Suisse untuk mengambil beberapa keuntungan baru-baru ini, sementara ketidakpastian atas kebijakan moneter AS juga memicu penguatan dolar.

Data ekonomi yang dirilis pada Kamis bervariasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 20 ribu menjadi 192 ribu yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 11 Maret. Angka tersebut juga lebih rendah dari 205 ribu klaim yang diharapkan oleh para ekonom.

Departemen Tenaga Kerja AS juga melaporkan indeks harga produsen AS yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir turun 0,1 persen pada bulan Februari. Departemen Perdagangan AS melaporkan konstruksi rumah baru AS naik 9,8 persen disesuaikan secara musiman pada Februari menjadi 1,45 juta unit.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Mei melemah 19 sen atau 0,87 persen, menjadi USD21,692 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman pada April terdongkrak USD6,80 atau 0,70 persen, menjadi USD977,10 per ons.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : suara.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *