IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (24/1).

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai pergerakan IHSG bergerak moderat dengan peluang menguat terbatas.

“Pola gerak IHSG dalam melalui pekan pendek ini bergerak cukup moderat dan masih cenderung mengalami penguatan terbatas,” ujar William dikutip dari rilis hariannya.

Menurutnya, dengan kondisi fundamental perekonomian yang masih terjaga dengan baik, peluang koreksi dapat dimanfaatkan investor.

“Peluang koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor jangka menengah hingga panjang untuk melakukan akumulasi pembelian dengan harapan capital gain yang cukup besar hingga penghujung tahun,” jelasnya.

William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.714 dan resistance 6.912.

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan BBRI, ASII, ITMG, BMRI, CTRA, AALI, TBIH, dan AKRA.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpeluang kembali menguat untuk menguji resisten di 6.908.

“IHSG diperkirakan akan menguji resisten fraktal 6.908 atau level Fibonacci retracement berikutnya di 6.968,” kata Ivan.

Selain itu, berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bullish. Bullish merupakan kondisi ketika harga saham cenderung mengalami penguatan secara berkelanjutan pada satu periode tertentu.

Ivan memperkirakan hari ini IHSG bakal bergerak dalam rentang support 6.820 dan resistance 6.968. Saham pilihannya adalah ADRO, ARTO, dan BBCA.

IHSG ditutup di level 6.874 pada Jumat (20/1). Indeks saham menguat 55,02 poin atau bertambah 0,81 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp8.758 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20.808 miliar saham.

Pada penutupan kali ini, 257 saham menguat, 256 terkoreksi, dan 204 lainnya stagnan.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : iNews.id

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *