Badai Ian Semakin Mendekat ke Florida, Jutaan Warga Dievakuasi

Penduduk Pantai Teluk Florida beramai-ramai memperkuat struktur rumah mereka, mengemasi barang-barang ke dalam kendaraan, dan langsung bertolak menuju tempat yang lebih tinggi seiring semakin mendekatnya Badai Ian, Selasa, 27 September 2022. Badai tersebut diperkirakan dapat memicu gelombang tinggi mematikan dan guyuran hujan deras di sejumlah wilayah di Florida, Amerika Serikat (AS).

Sebelum menuju ke Florida, Badai Ian telah menghantam Kuba dan memaksa evakuasi ratusan ribu warga, memutus aliran listrik ke banyak rumah, dan membanjiri sejumlah desa nelayan.

Sekitar 2,5 juta warga Florida berada di bawah perintah evakuasi, di saat Badai Ian diperkirakan mendarat di Pantai Teluk pada Rabu malam sebagai badai Kategori 3. Dalam sistem penghitungan di AS, Badai Kategori 3 memiliki kecepatan angin berkelanjutan maksimum hingga 208 kilometer per jam.

Daerah selatan Tampa dekat Sarasota adalah lokasi pendaratan yang paling mungkin bagi Badai Ian, menurut keterangan Pusat Badai Nasional pada Selasa sore. Wilayah tersebut, yang memiliki banyak pantai dan sejumlah hotel resor, adalah lokasi favorit para pensiunan dan wisatawan.

“Saya tahu saya seharusnya takut dengan (badai) yang satu ini, tapi saya terlalu sibuk untuk takut. Saya hanya tahu kita harus pergi,” kata John O’Leary, pianis jazz dari Tampa, saat dia dan istrinya memuat makanan, air dan foto keluarga ke dalam mobil mereka sebelum menuju ke rumah ibunya di Palm Harbor, sekitar 40 km ke arah barat.

O’Leary, 36, adalah salah satu dari ribuan pengendara yang mengungsi dari daerah dataran rendah, dengan harapan dapat menghindari imbas Badai Ian yang berpotensi mengancam jiwa. Gelombang tinggi yang dapat dipicu Badai Ian diprediksi mencapai 3,7 meter untuk wilayah Sarasota.

“Masih ada ketidakpastian mengenai di mana (Badai Ian) itu akan mendarat. Namun yang pasti, kita perlu khawatir atas dampaknya, bukan sekadar di mana badai itu mendarat” kata Gubernur Florida Ron DeSantis, dikutip dari laman France 24, Rabu, 28 September 2022.

Melissa Wolcott Martino, seorang pensiunan editor majalah, juga mengindahkan peringatan tersebut. Ia bergegas memasukkan barang-barang berharganya, dua kucing dan seekor kelinci, ke dalam kendaraan pada Selasa pagi.

“Saya sempat tidak terlalu takut, tapi kemudian saya melihat jalur badainya pagi ini,” kata Martino, 78, ketika dia bersiap untuk pergi ke rumah putranya di utara Tampa. “Sepertinya mata badai akan bergerak ke arah rumah kami. Sekarang saya takut dan harus pergi,” sambungnya.

Jika Ian menyerang Tampa, itu akan menjadi badai pertama yang mendarat di daerah tersebut sejak badai Tarpon Springs pada 1921.

Meski sudah diberi peringatan evakuasi, beberapa warga menolak mengungsi. “Saya akan tetap tinggal,” kata Vanessa Vazquez, 50, seorang insinyur perangkat lunak di St. Petersburg. “Saya punya empat kucing dan saya tidak ingin membuat mereka stres. Kami memiliki rumah yang kuat.”

Simulasi terbaru menunjukkan estimasi biaya dari kerusakan akibat Badai Ian, yaitu mulai dari USD38 miliar hingga lebih dari USD60 miliar tergantung dari jalur mendaratnya badai serta intensitasnya, ujar situs blog Enki Research.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : MSN

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *