Rupiah Melemah Tembus Rp15 Ribu Jelang Pertemuan The Fed

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.007 per dolar AS pada Rabu (21/9) pagi. Mata uang Garuda melemah 24 poin atau minus 0,16 persen dari posisi sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia berada di zona merah. Yen Jepang menguat 0,03 persen, baht Thailand melemah 0,15 persen, peso Filipina melemah 0,56 persen, won Korea Selatan melemah 0,25 persen, dan yuan China melemah 0,22 persen

Dolar Singapura juga melemah 0,05 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada perdagangan pagi ini.

Begitu juga, mata uang utama negara maju yang mayoritas berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,04 persen, poundsterling Inggris melemah 0,05 persen, dan franc Swiss menguat 0,01 persen.

Lalu, dolar Australia melemah 0,04 persen, dan dolar Kanada melemah 0,11 persen.

Senior Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah bakal kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Penyebabnya, dolar AS yang kembali menguat menjelang pertemuan The Fed.

“Karena penguatan dolar AS yang mendekati rekor tertinggi dalam 20 tahun dengan imbal hasil obligasi AS yang semakin meningkat menjelang pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee),” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp14.950 per dolar AS – Rp15.050 per dolar AS.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : JawaPos.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *