Sekjen PBB Berduka untuk Korban Gempa Afghanistan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa atas korban gempa bumi Afghanistan, Rabu, 22 Juni 2022.

“Turut berduka cita kepada rakyat Afghanistan yang telah menderita dampak konflik bertahun-tahun, kesulitan ekonomi dan kelaparan. Saya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga dari para korban dan mengharapkan pemulihan yang cepat bagi yang terluka,” ucapnya, dikutip dari CGTN, Kamis, 23 Juni 2022.

Gempa mengguncang timur Afghanistan pada Rabu. Lebih dari 1.000 tewas, dan di atas 1.500 lainnya luka-luka.

Guterres mengatakan, PBB di Afghanistan telah dikerahkan sepenuhnya. Beberapa tim PBB sudah berada di lapangan untuk melihat kebutuhan warga dan memberikan bantuan pertama.

“Kami mengandalkan masyarakat internasional untuk membantu mendukung ratusan keluarga yang terkena bencana baru ini. Sekarang saatnya tunjukkan solidaritas,” kata Guterres.

Wakil Juru Bicara Guterres, Farhan Haq mengatakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan beberapa organisasi non pemerintah (NGO) mengerahkan tim kesehatan keliling, obat-obatan dan peralatan medis ke provinsi Paktika dan Khost, serta memobilisasi pasokan medis tambahan.

UNICEF telah mengerahkan sedikitnya 12 tim tenaga kesehatan ke distrik yang paling terdampak, Giyan di Paktika. Sejumlah tim kesehatan dan gizi keliling juga dikirim ke distrik Barmal di Paktika, dan distrik Spera di Khost.

Program Pangan Dunia (WFP), bersama dengan rekan organisasi kemanusiaannya, sedang melakukan misi untuk menilai kerentanan di daerah-daerah terpencil yang dilanda gempa.

Badan kemanusiaan PBB mengatakan Taliban turut memberikan tanggapan, seperti upaya pencarian dan penyelamatan. Tapi hujan lebat dan angin menghambat upaya lantaran helikopter dilaporkan tidak dapat mendarat pada Rabu sore.

Rakyat yang rumahnya rusak atau hancur mengungsi ke keluarga dan teman, dan beberapa dilaporkan terpaksa tinggal di luar. Taliban telah mengirimkan makanan dan tenda darurat. Tapi, dikatakan bahwa masih perlu bantuan lebih lanjut.

Mengingat hujan lebat dan udara dingin yang tidak sesuai musim, tempat penampungan darurat adalah prioritas utama. Haq menyebut kebutuhan mendesak lain di antaranya pengobatan darurat, bantuan makanan dan dukungan kebersihan air dan sanitasi.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : medcom.id

BAGIKAN BERITA INI
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *