Profit Taking Bisa Bikin IHSG Lunglai

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (4/2). Pelemahan indeks saham dikarenakan aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar.
Selain itu, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memproyeksikan pelemahan indeks saham didorong oleh kekhawatiran penyebaran omicron, varian baru covid-19 .

“Diperkirakan masih akan ada tekanan dari aksi profit taking serta kekhawatiran dari kenaikan kasus covid-19. Investor juga akan mencermati beberapa rilis data ekonomi dari AS,” ungkap Dennies seperti dikutip dari riset hariannya.

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 6.605 dan resistance 6.769.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya punya pendapat berbeda. Ia menyebut IHSG akan meningkat dalam jangka pendek, dimana kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia turut menjadi penunjang.

“Namun, risiko terhadap potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai, mengingat perlambatan perekonomian merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pola gerak IHSG hingga saat ini,” kata William dalam riset hariannya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.606 dan resistance 6.743.

Adapun saham-saham pilihannya, yaitu SMGR, INDF, TLKM, BBRI, CTRA, JSMR, dan SMRA.

IHSG melemah 23.801 poin atau 0,35 persen ke level 6.683 pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (3/2). Sementara, pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesarRp247,86 miliar.

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *