Review Film Ben & Jody, Ketika Chicco Jerikho dan Rio Dewanto Terlibat Konflik Agraria

Rumah produksi Visinema Pictures memperkenalkan film terbaru yang berjudul Ben & Jody. Film ini merupakan spin-off Filosofi Kopi karya sutradara Angga Dwimas Sasongko.

Hanya saja Ben & Jody memiliki genre yang berbeda dari dua film Filosofi Kopi sebelumnya. Genre action diusung oleh Angga Dwimas Sasongko untuk film tersebut.

Ben & Jody masih mengisahkan persahabatan Ben dan Jody yang telah dibangun sejak film Filosofi Kopi pertama. Chicco Jerikho yang berperan sebagai Ben, kemudian Rio Dewanto berperan sebagai Jody.

Yang menarik, Yayan Ruhian yang dikenal sebagai aktor laga bergabung dalam proyek film Ben & Jody. Lalu ada nama Aghniny Haque, Hana Malasan dan masih banyak lagi.

Film Ben & Jody diawali dari keputusan Ben pulang untuk ikut aktif dalam membela kampung halamannya dari perusahaan yang ingin menguasai lahan.

Namun malang bagi Ben, dia justru diculik hingga dihadapkan dalam situasi berbahaya.

Jody tak tinggal diam untuk mencari keberadaan Ben.

Genre action begitu kental dalam film ini, apalagi melihat line-up dari pemain seperti kehadiran Yayan Ruhian.

Jadi jangan membayangkan Ben dan Jody akan memainkan karakter barista sebuah kafe seperti film Filosofi Kopi sebelumnya.

Dijamin, para penonton akan dibuat tegang dengan cerita yang diarahkan Angga Dwimas Sasongko ini. Bakal ada pertanyaan apakah dalam film ini Ben dan Jody akan dibuat jago berkelahi? Jawabannya tidak.

Seperti kata Chicco dalam jumpa pers, keahlian bela diri dari Ben dan Jody tidak akan dibuat lihai dalam aksi laga, apalagi melawan seorang Yayan Ruhian yang berperan sebagai Aa Tubir.

Selain itu, aksi tembak-menembak juga akan tersaji dalam film Ben & Jody.

Namun di sini Angga selaku sutradara mengaku menggunakan senjata api asli agar terlihat lebih nyata saat adegan tembak-menembak diperagakan. “Kalau tembak-tembakan itu sebenarnya kami pakai practical effect. Jadi kami pakai peluru hampa beneran,” kata Angga beberapa waktu lalu.

“Gue pengin sparks-nya (percikan) tertangkap kamera, karena ini action realized. Gue pengin bikin tampak nyata dan pratical,” tambah Angga lagi. Aksi fighting di film ini juga tak kalah seru. Ini tidak lepas dari peran aktor laga kelas wahid Yayan Ruhian yang menyumbang banyak adegan laga dalam film tersebut.

Bisa dikatakan dalam adegan tersebut, film Ben & Jody tak kalah apik dengan film-film laga lainnya.

Terlebih ada scene apik laga antara Aghniny Haque yang berperan sebagai Tambora, Hana Malasan sebagai Rinjani serta Yayan Ruhian.

Mereka bisa berhasil memainkan perannya masing-masing.

Kesimpulannya, film ini sangat direkomendasikan untuk disaksikan bagi kalian yang menyukai genre action.

Film Ben & Jody tayang mulai 27 Januari 2022 hanya di bioskop.

 

 

Sumber : kompas.com
Gambar : Kompas.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *