Jumlah Wilayah Terendam Banjir di Jakarta Berkurang, Tinggal 67 RT

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Senin (8/11) pukul 09.00 WIB, sebanyak 67 RT di Jakarta masih terendam banjir. Jumlah itu berkurang dari yang sebelumnya 91 RT pada pukul 06.00 WIB.

Di Jakarta Timur, terdapat 52 RT di 5 kelurahan yang tergenang. Masing-masing 1 RT di Kelurahan Balekambang dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Banjir disebut karena luapan Kali Ciliwung dan curah hujan yang tinggi.

Kemudian di Kelurahan Cililitan ada 5 RT yang terendam dengan ketinggian air 70 sampai 250 cm. Luapan Kali Ciliwung disebut membuat daerah itu terkena banjir.

Selanjutnya ada 7 RT di Kelurahan Cawang yang terendam dengan ketinggian air 80 sampai 180 cm. BPBD melaporkan warga yang sebelumnya sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

Banjir juga merendam 10 RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 190 cm. Sementara di Kelurahan Cipinang Melayu, ada 29 RT terendam dengan ketinggian 40 hingga 200 cm.

Untuk di Kampung Melayu, ada 15 KK yang terdiri dari 65 orang mengungsi di Aula Kantor Kelurahan Kampung Melayu dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 008 akibat banjir tersebut.

Sementara di Jakarta Selatan ada 15 RT di 5 kelurahan yang terendam banjir. Masing-masing di Kelurahan Pondok Pinang ada 7 RT dengan ketinggian air 50 sampai 90 cm. Banjir disebut karena luapan Kali Pesanggrahan.

Sementara di Kelurahan Pejaten Timur ada 2 RT yang terendam dengan ketinggian 80 cm. Luapan Kali Ciliwung dan curah hujan tinggi disebut menjadi penyebab wilayah itu tergenang.

Banjir akibat luapan Kali Ciliwung juga merendam 3 RT di Kelurahan Rawajati, 1 RT di Kelurahan Pengadegan. Sementara di Kelurahan Cilandak Timur, banjir merendam 2 RT akibat luapan Kali Krukut.

“Kondisi genangan sedang ditangani oleh Pihak Kelurahan Setempat Bersama PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana & Disgulkarmat ditargetkan akan surut dalam waktu cepat,” tulis laporan BPBD.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *