IHSG Diprediksi Berotot Berkat Penurunan Kasus Covid-19

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan penghujung pekan, Jumat (13/8).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut angka kasus covid-19 dalam negeri yang melandai bisa membuat pasar kembali optimis. Pemerintah mencatat kasus positif virus covid-19 bertambah 24.709 pada Kamis (12/8). Jumlahnya turun dari periode yang sama pekan lalu, 35.764 kasus.

Dengan menurunnya angka positif harian, PPKM diharapkan tidak lagi diperpanjang pada pekan depan. Adapun PPKM saat ini dijadwalkan berakhir pada 16 Agustus mendatang.

“Pergerakan akan minim data ekonomi menjelang akhir pekan. Investor cukup optimis akan data covid-19 dalam negeri yang sudah turun dan diharapkan PPKM tidak akan kembali diperpanjang pada pekan depan,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Jumat (13/8).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 6.021-6.080 dan resistance 6.267-6.197.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat indeks belum keluar dari rentang konsolidasi wajar. Namun, ia menilai peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat selama level support terdekat dapat dipertahankan di tengah tekanan.

“Hal ini juga ditopang oleh masih tercatatnya capital inflow secara tahun berjalan yang menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia,” jelas dia.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.001 dan resistance 6.202. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu ITMG, AALI, INDF, BBCA, TLKM, ASII, JSMR, dan SMGR.

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (12/8), IHSG menguat ke 6.139 atau naik 0,84 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp506,1 miliar.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Bisnis.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *