Penjualan Ritel Diprediksi Oke, IHSG Ngacir Tempel 6.100

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan apresiasi 0,31% ke level 6.065,92. Selang 15 menit IHSG terpantau lanjut menghijau 0,86% ke level 6.099,78 pada perdagangan awal pekan Kamis (10/6/21). IHSG terus menempel level psikologis 6.100.

Nilai transaksi hari ini sebesar Rp 1,5 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp 51 miliar di pasar reguler.

Asing melakukan pembelian di saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 35 miliar dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) Rp 7 miliar.

Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang dilego Rp 15 miliar dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) yang dijual Rp 13 miliar.

Hari ini, para pelaku pasar dalam negeri akan menunggu publikasi data penjualan ritel RI untuk periode April 2021, yang akan diumumkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 10.00 WIB. Kendati diprediksi masih bakal negatif secara tahunan (year on year/yoy), penjualan ritel bulan April tampaknya bakal membaik dibandingkan bulan sebelumnya.

Sebelumnya, penjualan ritel Indonesia pada Maret 2021 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Namun dibandingkan periode yang sama tahun lalu masih terjadi kontraksi (pertumbuhan negatif).

Menurut hasil Survei Penjualan Eceran periode Maret 2021, penjualan eceran yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil (IPR) naik 6,1% dibandingkan Februari 2021. Jauh membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang -2,7%.

Namun secara tahunan (year-on-year/yoy), penjualan ritel mengalami kontraksi. Pada Maret 2021, IPR turun 14,6% yoy meski membaik ketimbang Februari 2021 yang terkontraksi 18,1% yoy.

Sementara untuk April 2021, BI memperkirakan penjualan ritel akan meningkat baik secara bulanan maupun tahunan. Untuk bulanan, diperkirakan terjadi pertumbuhan 11,4% sementara tahunan naik 9,8%.

Trading Economics meramal penjualan ritel April masih akan minus 10% secara tahunan.

Untuk keseluruhan kuartal I-2021, penjualan ritel tumbuh -16,3% yoy. Sedikit membaik dibandingkan kuartal sebelumnya yang -16,8% yoy.

 

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com
Gambar : Antaranews.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *