Emas Dunia Bersinar, Dibanderol USD1.895

Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Ini karena investor mengambil posisi menjelang rilis data inflasi.

Melansir Xinhua, Kamis, 10 Juni 2021, harga kontrak emas teraktif untuk pengiriman Agustus naik USD1,1 atau 0,06 persen menjadi USD1.895,5 per ounce.

Indeks harga konsumen AS, ukuran inflasi, akan dirilis Kamis ini. Investor menunggu data tersebut sebagai panduan arah langkah emas selanjutnya. Pengunduran imbal hasil obligasi AS juga mendukung penguatan emas.

Sementara harga perak untuk pengiriman Juli naik 27,1 sen atau 0,98 persen menjadi USD28,002 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD10,7 atau 0,92 persen menjadi USD1,151,8 per ounce.

Adapun kurs dolar AS naik tipis pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Penguatan ini karena pelaku pasar menunggu laporan indeks harga konsumen (CPI). Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,05 persen pada 90,1206.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2178 dolar AS dari 1,2180 dolar AS di sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,4114 dolar AS dari 1,4164 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7735 dolar AS dari 0,7742 dolar.

Selain itu, dolar AS dibeli 109,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,48 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8958 franc Swiss dari 0,8963 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2103 dolar Kanada dari 1,2105 dolar Kanada.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Medcom.id

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *