20 Ribu Orang Turun ke Jalanan Moskow Tuntut Pembebasan Demonstran

Setidaknya 20 ribu orang ambil bagian dalam demonstrasi di Moskow, Rusia, Minggu (29/9). Pengunjuk rasa memadati Sakharov Avenue dan beberapa jalan di kota Moskow. Mereka menuntut pembebasan sejumlah demonstran yang ditahan sejak Juli lalu, karena ambil bagian dalam demonstrasi yang tidak sah.

Seorang anggota Partai Libertarian yang tidak terdaftar, Mikhail Svetov, menulis di halaman Twitter-nya, unjuk rasa diikuti oleh anggota partai, serta tokoh oposisi lainnya. Pihak berwenang menutup jalan-jalan yang dilalui aksi demonstrasi, serta daerah yang berdekatan.

Demonstran mengibarkan spanduk dan memegang poster yang memperlihatkan wajah beberapa pemrotes yang saat ini mendekam di penjara. Para pengunjuk rasa juga menyerukan agar para demonstran yang ditahan, segera dibebaskan.

Tokoh oposisi utama Rusia, seperti Alexei Navalny dan Lyubov Sobol tampil di depan massa pendemo. “Kami harus terus menuntut untuk menghormati hak-hak kami, karena mereka tidak meninggalkan pilihan bagi kami selain protes di jalan-jalan,” kata Sobol, seperti dikutip dari BBC.

Sementara Navalny mengutuk kekerasan polisi dan mengajak lebih banyak warga Rusia untuk hadir di aksi demonstrasi berikutnya. Kantor berita swasta Interfax melaporkan, tidak ada penangkapan dalam aksi demonstrasi kali ini.

Gelombang protes tidak sah di Moskow dimulai pada pertengahan Juli lalu, setelah pihak berwenang melarang tokoh oposisi untuk berpartisipasi dalam pemilihan 8 September. Para tokoh oposisi itu gagal mengumpulkan cukup banyak tanda tangan dukungan.

Akibat dari aksi unjuk rasa tersebut, sekitar 1.700 orang ditahan oleh polisi. Beberapa pemrotes didakwa dengan kerusuhan sipil dan menyerang polisi. Aksi massa pada Juli silam adalah yang terbesar yang pernah terjadi di Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

 

 

 

 

 

Sumber : sindonews.com
Gambar : VOA Indonesia

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

 

BAGIKAN BERITA INI
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *