Emas Berjangka Melonjak di Tengah Jatuhnya Pasar Saham AS

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin, (6/5/2019) waktu setempat karena ekuitas Amerika Serikat (AS) jatuh.

Mengutip Xinhua, Selasa (7/5/2019), emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik 2,5 dolar AS, atau 0,2 persen, menjadi 1.283,80 dolar AS per ounce.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) a tau Wall Street turun secara signifikan. Pada tengah hari di New York, indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 248,31 poin, atau 0,94 persen, menjadi 26.256,64. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mengikuti kejatuhan Dow.

Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang tak berisiko. Sementara itu, dolar AS tetap menjaga penguatannya di tengah positifnya laju emas berjangka.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,02 persen menjadi 97,49, tak lama sebelum perdagangan elektronik emas berakhir.

Jika dolar menguat, emas berjangka biasanya akan turun. Sebab, emas yang dihargai dalam dolar AS, menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam sebelumnya lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 5,1 sen, atau 0,34 persen menjadi 14,927 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 6,10 dolar AS, atau 0,7 persen, menjadi 880,90 dolar AS per ounce.

 

 

 

 

 

 

Sumber : inews.id
Gambar : Okezone Ekonomi

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *